Pemegang Saham dan Pengurus

PEMEGANG SAHAM

Ang Andi Bintoro : 2,700 saham atau sebesar 67.5%
Linda Karnadi : 400 saham atau     sebesar 10%
Meilyana Bintoro : 300 saham atau     sebesar   7.5%
Jimmy Bintoro : 300 saham atau     sebesar   7.5%
Silviana Bintoro : 300 saham atau     sebesar   7.5%

 

PENGURUS

Komisaris Utama : Jimmy Bintoro
Komisaris : Bambang Daryono
Direktur Utama : Lany
Direktur : Sachius Hartanto

Strategi Operasional

Dalam pelaksanaan kegiatan operasional maka management telah menempatkan orang-orang yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya . Secara garis besar kegiatan operasional di BPR Olympindo Primadana di bagi dalam 4 bidang,

  1. Marketing (Lending) bertugas mencari fasilitas kredit ke  berupa kredit Multiguna dan kredit modal kerja
  2. Funding bertugas mendapatkan fasilitas pendanaan , baik berupa  Tabungan ,Deposito maupun pinjaman dari bank lain.
  3. Operasional  bertugas menangani semua kegiatan operasional .
  4. Collection dan Remedial bertugas terhadap A/R yang ada , baik yang sifatnya penagihan harian maupun yang telah overdue.

Masing-masing bidang mempunyai Manager/Head yang bertanggung jawab atas pencapaian target .

Dan dalam pelaksanaannya masing-masing Manager/Head mempunyai staff yang ditempatkan sesuai unit kerja yang ada di bidang tersebut.

Setiap Manager/Head dan Pimpinan Cabang bertanggung jawab kepada Direksi (Kantor Pusat) dalam pelaksanaan dan pencapaian target kerja.

Sejarah Perusahaan

PT. BPR Olympindo Primadana Didirikan Sejak tahun 1990 yang bergerak dibidang perbankan, sebagai industri perbankan produk-produk yang dijual kepada masyarakat berupa pelayanan jasa keuangan seperti pemberian kredit dan penghimpunan dana dalam bentuk Tabungan dan Deposito. Sejak berdiri sampai dengan saat ini lokasi kantor berada di Jln Jatiwaringin Raya No.170 Pondok Gede, Bekasi (Kantor Pusat) dan sejak bulan Februari tahun 2009 membuka Kantor Cabang di Tangerang yang beralamat di Ruko Alam Sutera Niaga I No.67, Serpong, Tangerang.

Sebagai BPR maka pelayana jasa perbankan ditujukan kepada masyarakat golongan ekonomi menengah dan kecil (UKM) dimana melayani pemberian kredit untuk pembelian mobil second (bekas) baik untuk keperluan pribadi maupun usaha, sedangkan kredit komersial (Kredit Graha Power) Yaitu kredit multi guna untuk usaha baik modal kerja dan investasi serta untuk keperluan konsumtif seperti biaya sekolah, renovasi rumah diberikan dengan jaminan sertifikat rumah / ruko dan jaminan BPKB.

Sumber dana dalam pemberian kredit diperoleh dari produk Tabungan dan Deposito, dimana untuk Tabungan dengan nama Primanota yang suku bunganya dihitung berdasarkan saldo harian dan untuk Deposito berupa Deposito berjangka 1, 3, 6, dan 12 bulan dikarenakan suku bunga Deposito di BPR cukup menarik maka jumlah Dana Pihak Ketiga di BPR di dominasi oleh Deposito yang komposisinya mencapai 98%.

Selain itu sumber dana untuk pemberian kredit juga diperoleh dari pinjaman Bank lain